| https://www.instagram.com/gustamiyuniar/ |
Senja itu, kala Aku dan Ibu jalan-jalan dipesisir pantai. Melihat indahnya
sunset di ujung pantai Pangandaran, Ciamis. Ya kala itu Aku dan keluarga sedang
berlibur ke pantai pangandaran. Siapa yang tidak tahu dan belum pernah
menginjakkan kaki bermain bersama ombak disana? Pasti sebagian besar sudah
pernah kesana, entah dengan keluarga, teman, saudara atau study tour bersama
yang diadakan oleh sekolah.
Sore itu cuaca cukup kurang bersahabat, hujan terus turun sehingga matahari
mengalah untuk tidak menampakkan sinarnya. Hujan turun dari pagi hingga sore
hari. Sehingga pagi hariku hanya berdiam di kamar hotel dan ditemani dengan
segelas teh memandangi hujan yang turun tak henti. Berbeda dengan kedua adikku
yang bermain-main di pantai meskipun hujan turun.
Bosan rasanya hanya berdiam terus dikamar. Akhirnya aku mengajak Ibuku
untuk pergi keluar sembari jalan-jalan melihat apa yang dijual di pinggir
jalan. Membawa payung, Kita pun turun dari lantai 3. Huuuuaaaaa wangi hujan
yang khas serta hawa dingin tidak membuat Aku dan Ibu untuk membatalkan niat
untuk keluar, celana panjang kugulung sedikit supaya tidak terkena basahan
genangan air. Tapi tetap saja, celanaku kotor dan basah terkena cipratan air.
Tidak butuh lama untuk sampai ke pinggi pantai, hanya beberapa detik
sepertinya. Karena memang Kami sengaja memilih hotel yang dekat sekali dengan
pantai. Supaya lebih dekat dan bisa melihat pemandangan pantai dari pinggir
jendela. Kita pun bermain-main sebentar dengan anak-anak ombak yang bergulung
ke pinggir pantai. Hujan pun berhenti, senangnya... akhirnya kita menutup
payung yang tadi mengembang melindungi
Kita dari hujan. Dan tak lupa juga untuk berfoto ria baik itu selfie maupun
ootd. Yaap senang sekali rasanya bermain di pinggir pantai, seketika otak
rasanya fresh hilang semua beban dan fikirian-fikiran yang ada. Mata dimanjakan dengan indahnya pantai, lincahnya
ombak dan gradasi warna matahari tenggelam dengan langit-langit
disekelilingnya. Tak terasa jam pun menunjukkan pukul 18.00 waktunya Kita
kembali ke kamar hotel.
Sambil menyusuri jalan yang penuh dengan tukang jualan. Kita pun mampir dan
membeli beberapa baju khas pangandaran, selendang, dan aksesoris seperti
gantungan kerang-kerang dll. Setelah dirasa cukup untuk membeli barang dan
oleh-oleh, perut Kami pun memanggil untuk diberi makan. Akhirnya Kita pun
shalat terlebih dahulu di mushola kemudian Kami pun membeli baso. Nikmat sekali
rasanya memakan baso panas disaat hujan dengan hawa dingin yang menusuk tulang.
Rasanya ituu *ulaaalalaala...
Komentar
Posting Komentar